when i say bull..you all say:,,,,

September 20th, 2008 by andang-maulana

“anak laki ga boleh nangis..”  my mother said once; and i really got slapped that day. mourning isn’t going to help. whining is just absurd; so yeah, heads up: “here i am world!”

pernah juga seorang sahabat-yang akan kucintai sepenuh hati sampai kami tua dan mati nanti-bilang: “dude, you’ve faced greater enemy, this one isn’t going to do shit” and then we laughed.

and yes, i said to my self: “fuck this, i am not a moron, stumbled upon the same obstacle twice isn’t an option”

so you see world, I’ve changed. throw me other things but these silly things-so called-regrets. huh! i am more than this and so i stand. i am beyond this shitty messed up life of mine.

so i am new. and then let’s hear it!! when i say BULL..you all say: SHIT!!

dan waktu mereka nanti bertanya: kenapa lagi gua??

jawabannya: swd! hahaha

7 days in a row

September 18th, 2008 by andang-maulana

you, one whom i dedicated this for..whom i dremt of in 7 days in a row

…..

“jadi, kemana kau mau membuang bayangan itu del?”

yohan bertanya sembarangan. ratusan kali dia mendengar cerita yang sama tentang mimpi-mimpi deldi.

“ntahla yo. mungkin ke pinggiran kali sebelah rumah, atau gua mutilasi dulu dengan kebiasan buruk gua yang tumpul mengarat, biar terinfeksi tetanus dan lantas mati sekalian.”

yohan menggeleng cepat, lalu ujarnya,

“ga mungkin del. kalo dia mati, kau yakin kau ga ikut mati? ga ikut menggigil kena malaria terendam air kubangan sarang nyamuk?”

deldi diam saja. tidak lagi memaksa otaknya berpikir keras, takut dia kepalanya akan meletus dan lalu terburai berserak di alas duduknya.

“jangan diam aja kau del. ini masa depan kau. kalo kau manja otakmu, minta macam2 dia nanti. dimintanya pula kau ke bulan, ke dasar lautan.”

“yo, ini hati gua. knapa pula otak gua yang salah. ga pernah ikut andil ko dia. sejauh yang gua tau, cuma otak gua yang bisa gua harepin sekarang.”

deldi ingin sekali mencabik cabik isi hatinya.  hendak dikoreknya berdarah darah, lalu dijadikan lauk makan malam. pasti akan sangat menyenangkan dalam pikirnya.

“terserah kau la del. awak sudah mencoba membantu. asal kau ingat, dia kawan kau, mencintainya bisa jadi pe er rumit, pintar-pintar dikit la”

“sejauh gua pergi. seingin gua rasa ini mati, seumur hidup gua akan mencintainya yo,,”

dan lalu malam berangsur pagi, hujan perlahan menitik, awan seperti tersenyum dengan kesusahan yang dinikmatinya: satu lagi tema dalam riuh rendah tetesanku, katanya…

you, i want you..

pecuNdang

July 9th, 2008 by andang-maulana

ow, dan bukankah aku seorang munafik?
pengkhianat kenyataan dalam terang, perengguk keindahan yang membutakan
ah,,mungkin aku hanya khilaf dan lalu kalap aromamu
menyeka bulir yang bertebaran dengan tergesa gesa
lalu sadar ternyata hanya mengais kekosongan
apa pun, hanya pembenaran

hhh,, kode dan atau aturan bukan untukku
aku hidup berdasarkan naluri dan hasrat
petunjuk dan atau panduan hanya kabur dalam nalarku
aku mengikuti hati saja
kalau lalu aku masuk jurang, dan tak mati
aku akan kembali perlahan naik, untuk masuk lagi
hanya untuk memastikan kali ini ada mati di dasarnya untuk kutemui

jadi, bukan salahmu gadis dan lalu menjerumuskanku
tenang saja,
aku menikmati kejatuhanku
menangis berdarah darah bernanah
aku akan tertawa dan pergi..
tenggelam sendiri

anjing,,kataku nanti
lalu semua sudah saja
sudahi saja,
puih!

frankly..

June 23rd, 2008 by andang-maulana

to be honest,,ive watched one to many love movies. dramas with either happy and sad endings.
to be clear,,ive grown up much of a mother’s and a sister’s love, that i found women are gods, with breasts.
to tell all people the truth, ive considered i am a gay the way i talk, for if i neglected the fact that i crave for sex with woman.
i am a man, with straight sex orientation, yet mostly i think and feel the way woman thinks.
i know how to please girls..i know football -pretty damn good-, the boy’s universal language.
i love to punch a man in his face as much as i love good fashion.
frankly..i fall easy for love. and for fuck sake, i curse my self!! hah!
frankly..women are the best temptation God have created.
you; are my most tempting obsession right now. yes, you. and i barely know you=(

the promise

June 5th, 2008 by andang-maulana

akhirnya malam ini gua berjanji. janji yang gua yakin pasti bakal susah banget gua tepatin. not to say the L word to the woman i adore the most.
pada masanya semua ga akan kerasa seberat sekarang. (yea rite..)
melupakan tawa sesempurna itu akan jadi tugas terberat yang pernah gua tau.
menghilang akan sama susahnya..
untuk mu rumput dan tanah liatku, aku akan mengubur diri dan hati.

konklusi

May 31st, 2008 by andang-maulana

"baik" kata pria besar di depan kelas. dasinya terurai di lehernya. kemeja yang dikenakannya kusam dengan sedikit robekan kecil di kerah. jasnya tak kalah muram. warna hitamnya kini berubah abu-abu dimakan usia.
pria itu lalu melanjutkan,
"setelah dibahas dengan teliti, mungkin ada yang bisa mempresentasikan kronologisnya, agar kita lebih mudah menyimpulkan" pria itu menatap bergantian mahasiswanya. di sana, duduk berjajar dimulai dari barisan kedua kursi dari depan
adalah sepuluh orang mahasiswa yang mengambil mata kuliah AC-401, filsafat hati.
seorang mahasiswa berkulit cokelat gelap, berkacamata-yang jelas sekali hanya dipakai agar terlihat sedikit lebih cerdas- mengangkat tangan.
"silakan, mas yang itu" pria itu menunjuk dengan matanya. lalu duduk disandaran kursi baris paling depan.
"kasus yang kita bahas sangat jelas" mahasiswa itu memulai.
"klasik kisah cinta seorang pria yang mendamba wanita impiannya, yang kebetulan tidak mendambanya" terlihat raut serius saat pria itu mengangkat setumpuk berkas kusal yang dengan biadab setiap hari dibaca, dibuka dengan semangat 45, lalu dilempar ke atas meja kerja saat tidak ditemukan jalan keluar.
"dari data yang kita punya, hampir 80% adalah data yang kita punya tentang tindakan si pria terhadap si wanita" katanya
dia melanjutkan sambil menatap teman teman sekelasnya satu persatu, berapi api.
"tapi tidak sebaliknya"
"si wanita hanya menanggapi, tapi tidak memulai"

to be continued along my life-just wait and see-

jakarta!!

May 22nd, 2008 by andang-maulana

sebegitu menyebalkannya jakarta dalam otak gua, sampai ketika arian13 berteriak: "Mari sini,,bersama denganku! Membakar Jakarta!" gua adalah penonton dengan suara terlantang mengamini. AMIIIN!!
tapi tidak hari ini.
setiap titik udara di kota yang katanya metropolitan dan belagu dengan jalur buswaynya, meskipun, sumpah!, ga ada yang bisa dibanggain dengan ilusi solusi transportasi pilihan pemerintah daerahnya itu, menjadi sangat menyegarkan. memberi pori-pori kulit gua semacam hidung dan paru-paru sendiri untuk mengisap setiap jengkalnya. menikmati setiap partikel bakterinya selayak agar-agar dingin menyegarkan.
menit yang berlalu berloncatan seperti berkecepatan cahaya. tak terasa, apalagi terlihat. mengalir cepat begitu saja. sehingga yang gua ingat hanya sekelebat kumpulan penjaja jajanan keliling, pepohonan minim dan carut marut lalu lintas yang indah nian rasanya. ah, candu bahkan tak bisa menyaingi sensasinya. mabuk namun penuh logika. gila tapi tahu arah. mencinta kata kuncinya.
sebelas siang terasa waktu yang paling tepat gua pikir malam sebelumnya untuk menempuh perjalan bersejarah dalam hidup gua. dan jadilah jam sebelas siang gua berlari mencoba menyamai ibunda waktu yang tak punya kasih. bayar tiket travel dan tanpa babibu, gua sudah di kilometer 98. berharap hari ini sempurna, yang akhirnya gua tahu, sepertinya kata sempurna itu tidak sempurna. selalu ada yang kurang.
13.32 travel merapat. gua sudah bersiap menghadapi tekateki maut. gua ga ngerti jakarta sama sekali. TINJA!! harus bertanya agar tak sesat di jalan.
gua langsung tersadar waktu gua buka pintu travel bahwa udara kota bang Yos tidak sekasar biasanya. teduh malah dalam nalar gua. penjual sate terlihat tampan dengan topi pandannya. bahkan sopir angkot tersenyum. whatt!! gua mimpi ya?? tapi beneran, semua hampir sempurna (apa kata sempurna tidak pernah bisa berdiri sendiri?). hanya hampir.
setelah makan siang dan dzuhur di warung mie kriting bukit indah, melajulah gua di jalan. bak ali topan, tapi tanpa kendaraan. satu bawaan. kantong keresek putih transluscent bertali merah berisi boneka anjing dengan pita merah dan kartu kecil yang didalamnya bertulisan "cepat sembuh, biar bisa lari-lari lagi. andang"
hanya enam ribu rupiah dengan taksi, perjalanan selesai. destination fifth floor.
ahhhh…akan makan waktu serupa masa penjajahan belanda kalo gua cerita detailnya. yang akan gua ingat adalah, Putih, cantik, tawa yang sempurna…(SEMPURNA yang berdiri sendiri. mukjizat kah?), dan satu lelucon untuk ibunya: Makasih MAMA (semua tertawa) dan gua udah di perjalanan kembali ke bandung.
ini perjalanan pertama gua SENDIRIAN ke jakarta. seumur hidup akan gua kenang karena gua lakukan untuk seseorang yang gua cinta. mencintainya hari ini, kemarin, dua pekan yang lalu, ga tau sampe kapan.
gua bahkan membuktikan pada diri gua sendiri, gua bisa mencinta lebih untuk dia yang bahkan tidak menganggap gua istimewa.
ah! fucking hell! i’ll wait. like i never care for anything else.

jadi, ini hanya kisah serabutan. tanpa awal, alur yang berantakan. bahasanya aja ga baku sama sekali. bertaburan bahasa asing di sana sini sok nginggris. sekali lagi gua ga peduli. hari ini masih hanya tentang dia. tebaklah siapa.
kalian tahu jawabannya!
buat Rezi, Fahmi&Erika, Kenneth, anjinglah dudes! makasih dukungannya.
i love her

rumput dan tanah liatku

May 17th, 2008 by andang-maulana

inginkan aku

beri aku kesempatan untuk mendekap dan mengamankanmu dari gangguan

memberimu kebahagiaan dan senyuman

menuliskan ribuan puisi untukmu

bernyanyi untukmu, bahkan menangis untukmu

jangan berlari dan menjauh rumput dan tanah liatku

inginkan aku

izinkan aku

life after a dream

May 7th, 2008 by andang-maulana

i kiss a girl, and she smiles. she said, id love to have you here all night.
i said, id love that too, but i can’t. you don’t love me.
why o why you said that? she said. i love you, just like you want. just like your dreams.
exactly! i said. this is where i suppose to open my eyes and wake up.
no, don’t do that. you’ll cry afterwards.
no, i wouldn’t. i am ready.
really? would you let go of me in your dreams? she said.
no, for i am not ready for that. i only up for a night at a time. i’ll keep you in dreams for that the only thing i could do to be with you. whole.
you know im with you almost every day love. she put her arm around my back.
i know..i know. i can only stare the floor.
so what do you want more? she let her arm fall upon my lap.
i want you to want me. to need me. to ask me where i’ve gone and where i’m going.
i want you to be jealous, i need you to be curious.
i cant, o you know i cant,, for i need more. she stands up and walk to the door.
i need more than you. though i am happy with you, you’re never in my dreams. and never will.
eventually i’ll wake up. i said to my self,
but i never did. i never opened my eyes.
i still dreaming of you, wanted you.
hopefully you’re dreams will guide you somewhere, a place where i’ll wait with roses and songs telling stories of your beautiful laugh..

“Hari Kartini”

April 21st, 2008 by andang-maulana

Jangan tertipu oleh judul yang berbau nasionalisme dan emansipasinya. Karena hanya kebetulan di Hari Kartini, 21 April 2008, gua ngerasain apa yang selama ini selalu gua kangenin untuk masa yang sangat lama! haha.
Tegang, exited, bersemangat sekaligus takut, malu-malu dan memalukan.
Tapi jangan harap gua cerita apa yang terjadi di Hari Kartini tahun ini. hahaha, yang di hati, tetap di hati. betul kan?
ga berjalan sempurna, tapi bolehlah.
Anyways, jadi terpikir untuk posting puisi yang baru aja gua tulis, terinspirasi oleh momen hari ini yang super awkward yet priceless, hahahah:

sesaat, selagi sempat

nyanyian april dalam pekat angin dari arah utara,
sedikit aroma kamboja dan rumput basah
deru dalam pelita seterang lampu minyak tua
menari bergoyang, berputar-putar

satu langkah untuk seribu tumbak perang
satu suara untuk memulai sekelebat peluang
matanya tentu bukan yang paling indah, tapi jelas yang paling terang
suaranya mungkin tak semerdu nyanyian bintang, tapi..
ah..aku akan memuja, merangkak menyembah untuk mendengarnya mendendang

mungkin ini hanya pesona april dengan angin dingin sebelum kemarau
mungkin juga hanya pelarian kesepian
atau sekedar luapan kelaparan, gizi buruk akibat kurang dekapan

mungkin hanya pesona kulit eksotis
panah aphrodite, dewi kasmaran yunani yang tersasar akibat salah tempat pelesir
cawan rindu yang tertumpah serampangan

siapa peduli?
aku saja tidak ambil pusing
akan kureguk meski cawan itu berisi racun, karena dengan begitu aku tahu aku hidup, kan?
sini kemari cinta
kuhidupi dan kusirami tiap hari
sini kemari semua, aku bahagia hari ini
jadi mari
kusuguhi tarian perang dan tabuh kendang
untuk hati dan hari jadi
sesaat, selagi sempat!

Hihihihi, puisi selau jadi media paling pas untuk menyampaikan isi hati. curhat universal supaya semua bisa ikut menikmati tanpa saling menyinggung privasi.
asik asik, aku bahagia.
terimakasih april

hari ini oke juga. okelah.